Tari Kecak, Pertunjukan Sakral yang Mendunia dari Ubud

Tari Kecak, Pertunjukan Sakral yang Mendunia dari Ubud

UBUD, LELEMUKU.COM – Di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, terdapat sebuah tarian yang telah mendunia. Namanya Tari Kecak.

Sekitar tahun 1930-an, Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan Tari Kecak berdasarkan tradisi Sang Hyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.

Seni tari Bali pada umumnya dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok. Yaitu wali atau seni tari pertunjukan sakral, bebali atau seni tari pertunjukan untuk upacara dan juga untuk pengunjung, dan balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung.

Pakar seni tari Bali, I Made Bandem, pada awal tahun 1980-an pernah menggolongkan tari-tarian Bali tersebut. Yang tergolong ke dalam wali misalnya Berutuk, Sang Hyang Dedari, Rejang, dan Baris Gede. Bebali antara lain Gambuh, Topeng Pajegan, dan Wayang Wong. Sedangkan balih-balihan antara lain Legong, Parwa, Arja, Prembon, dan Joged serta berbagai koreografi tari modern lainnya.

Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat musik tabuh lainnya. Meskipun demikian, terdapat kekhasan dalam teknik memainkan dan gubahannya. Misalnya dalam bentuk kecak, yaitu sebentuk nyanyian yang konon menirukan suara kera.

Beragam gamelan yang dimainkan di Bali, misalnya gamelan jegog, gamelan gong gede, gamelan gambang, gamelan selunding, dan gamelan Semar Pegulingan. Ada pula musik Angklung yang dimainkan untuk upacara ngaben, serta musik Bebonangan yang dimainkan dalam berbagai upacara lainnya.

Kabupaten Gianyar beribu kota di Gianyar. Wilayah ini memiliki luas 363,782 kilometer persegi dengan jumlah penduduk pada tahun 2025 sebanyak 504.845 jiwa. Kabupaten ini terdiri dari 7 kecamatan dengan 6 kelurahan dan 64 desa. Ubud, yang terletak di Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai pusat kesenian dan peristirahatan di Bali. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0